|
|
comments (0)
|
Pemerintah dan masyarakat KotaParepare bertekad untuk mempertahankan Piala Adipura ke-8 kalinya secara berturut-turut sekaligus merebut Adipura kencana yang merupakan penghargaan tertinggi di bidang kebersihan linjgkungan. Untuk meraih penghargan tentunyabukan hal yang mudah, diperlukan kepedulian pemerintah serta peran masyarakat untuk membersihan lingkungan sekitar.
Olehnya itu Pemerintah KecamatanUjung bersama berbagai elemen masyarakat seperti Danramil Ujung, Kapolsek Ujung beserta Anggota para ketua RT/RW, siswa-siswi serta masyarakat mengadakan kerja bakti terpadu di Pasar Labukkang. Kerja Bakti inidilaksanakan pada Hari Jumat, 28 Oktober 2011 . Meskipun sempat tertunda akibat hujan, masyarakat dan siswa-siswi tetap antusias membersihkan pasar yang terletak di Jl. Mattirotasi-Abdul Kadir ini. Dan hasilnya, Pasar ini terlihat lebih bersih dan nyaman untuk ditempati berbelanja.
Penilaian Adipura kali ini berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Kali ini semua bagian Kota akan menjadi penilaian termasuk di pinggiran Kota serta Pasar-pasar yang selalu terkesan kotor dan kumuh sehingga diperlukan kesungguhan Pemerintah Kota dan masyarakat untuk peduli akan kebersihan lingkungan. Semoga Parepare kembali menunjukkan dirinya sebagai Kota terdepan dalam Penghargaan Adipura seperti tahun-tahun sebelumnya.
|
|
Tak lama lagi wajah di sekitar reklamasi pantai Mattirotasi kelurahan Labukkang akan berubah dan menjadi salah satu Pusat keramaian di Kota Parepare menyusul akan dibangunnya Pusat UKM dan Pusat jajanan di areal tersebut. Sebagai tahap awal telah dilakukan Peletakan batu Pertama oleh Walikota Parepare H. Sjamsu Alam yang merupakan tanda dimulainya pembangunan pusat Usaha Kecil Menengah (UKM). Acara tersebut turut dihadiri Kapolresta Parepare, Dandim 1405 Mallusetasi, kajari Parepare dan Pejabat teras Pemkot Parepare.
Walikota Parepare H. Sjamsu Alam dalam arahannya mengatakan bahwa pembangunan Pusat UKM ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Dan dana yang digunakan adalah bantuan dari Pemerintah Pusat sebesar Rp. 5 Milyar yang semula diperuntukkan untuk pembangunan pasar senggol tapi karena adanya penolakan dari pedagang pasar senggol maka Anggaran tersebut dialihkanke pembangunan pusat UKM di Areal reklamasi pantai Mattirotasi. Sementara itu Kepala Dinas Perindagkop dan UKM, Drs.Amran Ambar dalam laporannya mengatakan bahwa pembangurnan Pusat UKM tersebut direncanakan mulai 24 Oktober hingga 31 desember 2011 dan dikerjakan oleh PT Karya Pare Sejahtera sebagai pemenang Tender.
|
|
comments (0)
|
Bertempat di Restoran Asia lt. 2 pada hari Selasa, 4 Oktober 2011, Walikota Parepare H. Sjamsu Alam mengadakan Silaturrahim dengan para Tokoh Masyarakat di Kecamatan Ujung. Acara tersebut diadakan untuk mendekatkan walikota dengan masyarakatnya serta mendengarkan aspirasi masyarakat terhadap pembangunan di Kota Parepare. Pada acara yang dihadiri ratusan masyarakat Kec. Ujung tersebut dibacakan pernyataan sikap dari ketuaLPMK Se-Kecamatan Ujung yang dibacakan oleh Rahman Niung (Ketua LPMK Kel. UjungBulu) serta pernyataan Sikap dariketua RT Se-Kecamatan Ujung yang dibacakan oleh H. Anwar. Pada intinya Pernyataan Sikap tersebut berisi dukungan terhadap Pemerintah Kota Parepare dalam Pembangunan yang sedang digalakkan di Kota Parepare termasuk Pembangunan pasar Senggol yang hingga kini masih diprotes beberapa pihak. Walikota Parepare dalam arahannya memaparkan rencana pembangunan di Kota Parepare seperti pembangunan Pusat Jajanan, Pasar Senggol dan rencana pembangunan lainnya.
Terkait pembangunan pasar senggol, H. Sjamsu alam menjelaskan bahwa pembangunan yang akan dilaksanakan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan para pedagang dan pengunjung Pasar senggol. Bila bangunan baru telah selesai maka Hujan yang turun tidak akan mengganggu lagi pejual dan pembeli serta para pedagang tidak perlu repot lagi membongkar dagangannya bila selesai berjualan. Dan tak kalah pentingnya pembangunan pasar senggol akan membuat pasar tersebut terlihat megah serta kebersihannya akan terjaga dan mendukung Parepare sebagai Kota Adipura.
|
|
comments (1)
|
Kelurahan Labukkang Kecamatan Ujung yang mewakili Kota Parepare pada Lomba Desa/Kelurahan Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2011 berhasil keluar sebagai Juara Kedua. Penilaian Lomba desa / Kelurahan yang diikuti 18 Desa dan 12 Kelurahan di Sulawesi Selatan tersebut dilaksanakan dari tanggal 27 April 2011 hingga 31 Mei 2011. Penilaian Pada lomba tersebut meliputi berbagai sektor seperti Pendidikan, Kesehatan, Sosial, Trantib, Pemberdayaan masyarakat dan berbagai bidang lainnya. Mengingat luasnya indikator penilaian pada Lomba tersebut, Kelurahan labukkang dibawah komando Lurahnya A.A. Hamka, S.STP, M.Si dan dukungan dari berbagai stake holder terkait, telah melakukan pembenahan selama kurang lebih 2 bulan sejak ditunjuk mewakili Kota Parepare. Dan berkat kerja keras tersebut, kelurahan Labukkang berhasil membawa Kota Parepare sebagai salah satu pemenang pada Lomba Desa/kelurahan Tahun 2011 meskipun hanya Juara kedua. Suatu pencapaian terbaik yang diraih wakil Parepare pada kegiatan tahunan tersebut.
Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Sulawesi selatan Nomor 1926/VI/THN 2011 tentang penetapan juara perlombaan Desa dan kelurahan Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, Kelurahan Labukkang berada di peringkat kedua dibawah Kelurahan Tombolo Kec. Somba Opu Kabupaten Gowa yang tampil sebagai Juara Pertama. Pada Lomba Desa/kelurahan tahun 2010 lalu, Kota Parepare yang diwakili Kelurahan Mallusetasi Kecamatan Ujung juga berhasil keluar sebagai Juara Harapan dua.
Berikut hasil lengkap Perlombaan Kelurahan Tingkat Provinsi Sul-sel Tahun 2011 :
Juara I : Kelurahan Tombolo (Kabupaten Gowa)
Juara II : Kelurahan Labukkang (Kota Parepare)
Juara III : Kelurahan Pa'i (Kota Makassar)
Juara Harapan I : Kelurahan Adatongeng (Kabupaten Maros)
Juara Harapan II : Kelurahan Lanrisang (Kabupaten Pinrang)
Juara Harapan III : Kelurahan Lemo (Kabupaten Tana Toraja)
|
|
comments (0)
|
Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) TingkatKecamatan Ujung Tahun 2011 berlangsung pada hari Rabu 2 Maret 2011 di Aula Kantor Kecamatan Ujung. Acara yang dibuka Camat Ujung A.A. Bau Massepe ini dihadiri Pejabat dari Bappeda, perwakilan dari SKPD di Kota Parepare, Para Lurah Se-Kec. Ujung, Ketua LPMK, Faskel dan delegasi kelurahan.
Camat Ujung dalam sambutannya mengatakan , “ Musrenbang Tahun ini berbeda dengan Musrenbang Tahun-tahun sebelumnya dengan adanya Peraturan Daerah No. 1 Tahun 2010 tentang perencanaan dan penganggaran berbasis masyarakat yang mana memberikan ruang kepada masyarakat untuk mengusulkan pembangunan di Kelurahan masing-masing sesuai dengan pagu indikatif yang telah ditetapkan yang rencananya sebesar Rp. 2 Milyar per kelurahan."
Lanjut dikatakan Camat Ujung,“ dengan adanya Pagu indikatif ini maka tidak ada alasan lagi untuk menolak usulan masyarakat pada Musrenbang Tingkat Kota dengan alasan klasik yaitu anggaran yang terbatas.”
Acara yang berlangsung satu hari ini mendapat apresiasi dari peserta musrenbang dengan antusiasnya mereka untuk mengusulkan berbagai program pembangunan. Setelah Musrenbang Tingkat Kecamatan ini akan dilanjutkan dengan tahapan penganggaran selanjutnya seperti Musrenbang Tingkat Kota.
|
|
Pada hari Selasa, 9 November 2010, Kecamatan Ujung kembali mendapat kunjungan tamu. Kali ini peserta Obsevasi Lapangan Diklat PIM Tk. III Pusdiklat Kemendagri Regional Makassar mengadakan kunjungan di kantor ini. Peserta Diklatpim Tk. III yang berjumlah 45 orang mengunjungi berbagai SKPD di Kota parepare diantaranya DPRD Kota Parepare,Dinas Pendidikan, Dinas Sosial dan Kecamatan Ujung. Rombongan yang mengunjungi kecamatan ujung sebanyak 12 orang dan diterima langsung oleh CamatUjung, A.A. Bau Massepe. Pada kunjungan ini, peserta OL mengumpulkan berbagai data / informasi seperti visi, misi, mekanisme pelayanan, keadaan pegawai, keadaan sarana dan pra sarana dan berbagai data-data lainnya. Pada akhir kunjungan,diadakan foto bersama camat ujung dan peserta OL.
Selesai kunjungan ini akan dilanjutkan dengan seminar yang akan dilangsungkan pada hariJumat (12/11) di Hotel Delima sari Parepare. Kali ini Camat Ujung A.A. Bau Massepe akan menjadi Narasumber pada seminar tersebut.
|
|
Sosialisasi layanan pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran diselenggarakan pada empat kecamatan di Kota Parepare. Kegiatan ini diadakan oleh UPTD Pemadam kebakaran Dinas Pekerjaan Umum Kota Parepare. Khusus untuk kecamatan Ujung, diselenggarakan pada hari Rabu (27/10) di Aula Kantor Kecamatan Ujung. Acara ini dibuka oleh Walikota Parepare yang diwakili oleh Staf Ahli H. Badaruddin. Sosialisasi ini diikuti sekitar 50 orang peserta yang terdiri Warga masyarakat serta perwakilan dari beberapa Instansi di Kota Parepare. Sosialisasi ini dimaksudkan untuk memberikan pelatihan bagi warga masyarakat tentang bagaimana menanggulangi bahaya kebakaran yang sewaktu-waktu dapat terjadi. Disamping materi di dalam ruangan, pada sosialisasi ini juga diadakan simulasi penanganan kebakaran terhadap sebuah rumah yang memang telah disiapkan untuk kegiatan ini. Pada simulasi ini petugas pemadam kebakaran mempraktekkan memadamkan api pada sebuah rumah yang terbakar.
|
|
Sebagai persiapan untuk menghadapi Pemilukada , Komisi Pemilihan Umum(KPU) bekerja sama dengan pemerintah kecamatan Ujung mengadakan sosialisasi tata cara pemutakhiran data pemilih dan beberapa kegiatan yang berkaitan dengan pelaksanaan Pemilukada. Kegiatan ini berlangsung pada hari kamis, (7/10) di aula kantor kecamatan Ujung. Acara sosialisasi ini dibuka oleh CamatUjung A.A Bau Massepe dan diikuti oleh Ketua LPMK, Ketua RT, RW dan Tokoh masyarakat di Kecamatan Ujung.
Tampil sebagai pembawa materi adalah ketua KPU Khaerul Mannan dan H.Nurdin Amin. Ketua KPU pada kesempatanitu mengatakan bahwa pemutakhiran data Pemilih merupakan hal yang sangat penting karena akan menentukan keberhasilan Pemilukada nantinya. Lebih lanjut dikatakan bahwa pada Pemilukada tahun lalu dari sepuluh Kab/Kota yang melaksanakan Pemilukada di Sulsel yang banyak dipersoalkan adalah data Pemilih.
Menurut Khareul Mannan, Kharakteristiki penduduk di Kecamatan Ujung berbeda dengan kecamatan lain seperti di Kecamatan Bacukiki. Di Bacukiki penduduknya sebagian besar berprofesi sebagai petani dan mudah kita jumpai di rumah sedangkan di Kecamatan Ujung, masyarakatnya sibuk bekerja diluar dan nanti berada di rumah pada sore hari dan ini perlu diperhatikan pada pendataan nantinya.
Di akhir materinya, Ketua KPU mengharapkan agar semua pihak agar bekerja sama, bersinergi dan jangan ada anarkis sehingga Pelaksanaan Pemilukada nantinya akan berlangsung dengan lancar dan sukses seperti yang kita harapkan bersama.
|
|
comments (1)
|
Pelabuhan Nusantara Parepare yang merupakan pelabuhan terbesar kedua di Sulawesi Selatan setelah Pelabuhan Makassar saat ini tidak mampu lagi menampung penumpang, baik yang tiba maupun yang akan berangkat dari Kota niaga ini.Terlebih lagi pada arus Mudik dan Balik Lebaran Idul Fitri tahun ini. Kondisi ini mengakibatkan kesemrawutan dan kemacetan di jalan-jalan sekitar pelabuhan nusantara. Kesemrawutan ini akan sangat nampak bila kapal penumpang bersandar dipelabuhan Nusantara Parepare.
Mencermatihal tersebut, Pemerintah kecamatan Ujung berinisiatif mencari solusi dengan mengadakan pertemuan dengan pihak pihak terkait diantaranya Polresta Parepare, Dinas perhubungan, Lurah mallusetasi dan warga masyarakat di sekitar pelabuhan Nusantara Parepare.Pertemuan ini berlangsung pada Hari kamis (3/9) bertempat di aula Kantor Kecamatan Ujung.
Dalam pertemuan ini menghasilkan beberapa kesepakatan diantaranya akan dibangun areal untuk penumpang yang berlokasi di Areal Reklamasi Pantai Mattirotasi. sehingga penumpang yang akan berangkat akan ditempatkan pada terminal penumpang tersebut.
Camat Ujung, A.A. Bau Massepe yangdtemui pada hari Jumat (24/9) mengatakan telah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kota sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebutdan diperoleh informasi bahwa Pemerintah kota Parepare telah merencanakan untuk membangun terminal Penumpang dan terminal PetiKemas. Terminal penumpang akan berlokasi di bagian Utara dari Areal reklamasi Pantai sedangkan untuk Peti kemas akan dibangun di bagian Selatan Reklamasi tepatnya di belakang kantor kecamatan Ujung. Dan untuk pembangunannya direncanakan akan mulai dikerjakan akhir tahun ini.
|
|
comments (0)
|
Setelah mendapat sorotan banyak pihak terkait permasalahan pelaksanaan PNPM di Kelurahan Ujung Sabbang, Pemerintah kecamatan ujung mengadakan pertemuan untuk mencari solusi penyebab keterlambatan pelaksanaan PNPM - MP. Pertemuan yang berlangsung pada hari Rabu(1/9) berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Ujung. Turut hadir dalam pertemuan tersebut diantaranya Korkot 2 PNPM –MP , Lurah Ujung Sabbang, LKM Sipakamase, Koordinator KPM Kec. Ujung, Relawan PNPM-MP Kel. Ujung Sabbang, KSM Kel. Ujung Sabbang, Koordinator Forum LKM Kota Parepare, serta tokoh-tokoh masyarakat di kel. Ujung Sabbang.
Pertemuan yang berlangsung alot tersebut menghasilkan point-point kesepakatan diantaranya perlunya pergantian beberapa anggota LKM Sipakamase yang dianggap banyak melakukan kebijakan yang tidak sesuai dengan petunjuk PNPM-MP. Pada pertemuan itu juga dipertegas tentang Tugas dan fungsi LKM yaitu bahwa LKM bukan sebagai pekerja tapi hanya sebagai penentu kebijakan dan mengawasi kegiatan yang dijalankan oleh KSM.
Diharapkan dengan adanya pertemuan ini, kisruh pelaksanaan PNPM Mandiri Perkotaan di ujung sabbang akan segera berakhir sehingga masyarakat Ujung Sabbang segera dapat merasakan manfaat dari PNPM Mandiri Perkotaan tersebut.
|
|
comments (1)
|
Sebuah prestasi kembali ditorehkan wakil parepare di Tingkat Propinsi. Kali ini giliran Kelurahan Mallusetasi Kecamatan Ujung yang mewakili Kota Parepare pada Lomba Desa/Kelurahan Tingkat Propinsi Sulawesi Selatan berhasil tampil sebagai Juara Harapan dua . Lomba Desa/Kelurahan yang penilaiannya mencakup berbagai aspek di berbagai bidang tersebut diikuti seluruh daerah di Sulawesi Selatan. Piala dan Hadiah lomba Kelurahan tingkat Propinsi Sulsel tersebut diterima langsung Lurah mallusetasi A.Ulfah Lanto didampingi oleh Walikota Parepare Zain Katoe, dan Camat Ujung A.A. Bau Massepe. Pengumuman lomba tersebut berlangsung di baruga Sangiaseri Makassar pada hari Senin (23/8 ) dan penyerahan Piala diserahkan langsung oleh Gubernur Sulsel Syahrul yasin Limpo.
Prestasi yang diraih oleh Kelurahan Mallusetasi tersebut merupakan hasil kerja keras yang telah dilakukan Lurah dan staf kelurahan Mallusetasi ,Camat Ujung, Pemerintah Kota Parepare serta fartisipasi dari seluruh warga masyarakat diKelurahan mallusetasi dan ini merupakan motivasi bagi seluruh aparat kelurahan Mallusetasi untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota parepare khususnya Warga Kelurahan Mallusetasi. Selamat untuk Kelurahan mallusetasi,semoga di tahun-tahun yang akan datang mampu tampil yang terbaik di Sulsel bahkan di Tingkat Nasional.
|
|
comments (3)
|
Kantor kecamatan Ujung pada hariSenin 19 Juli 2010 kembali mendapat kunjungan tamu dari luar provinsi. Kali ini Pemkot Sorong Propinsi Papua yang melakukan study banding di Kantor ini. Rombongan dari Pemerintah Kota Sorong ini diterima langsung oleh Camat Ujung A.Abdulah Bau Massepe. Pada kunjungan ini, mereka berkesempatan untuk melihat langsung kegiatan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat di kantor kecamatan Ujung. Salah seorang anggota rombongan mengaku salut atas proses pelayanan di kantor ini. Bahkan mereka berencana untuk mengutus para lurah di kota sorong untuk melakukan studi banding di kota parepare.
Semoga dengan adanya kunjungan study banding ini semakin memotivasi aparat pemerintah kecamatan ujung untuk terus meningkatkan profesionalisme dan terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat sesuai dengan motto Kantor Kecamatan Ujung yaitu “Kepuasan anda adalah harapan kami.”
|
|
comments (1)
|
Bertempat di Aula Kantor Kelurahan Labukkang Kec. Ujung dilaksanakan acara ramah tamah dan lepas sambut dari Lurah labukkang yang lama, FITRIANY, S.STP kepada Lurah yang baru, AMARUN AGUNG HAMKA, S.STP, M.Si. Acara yang berlangsung pada hari Kamis (20/5) ini dihadiri Camat Ujung , A.A.BAU MASSEPE, S.Sos, Ketua LPMK Labukkang, RAHMAN LAIBY, SH, Tokoh Masyarakat dan para ketua RT, RW Se-kelurahan Labukkang.
Disamping pelepasan Lurah lama, dalam acara ini juga dilepas mantan Kasi Kesra Kel. Labukkang MARTINI YAHYA, S.Sos yang mendapat tugas baru sebagai Kepala Sub Bidang Penguatan Ekonomi dan Teknologi tepat Guna Masyarakat pada Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Kelurahan Kota Parepare.
Camat Ujung dalam sambutannya mengharapkan agar Lurah yang baru dapat berhasil sebagaimana mantan - mantan Lurah Labukkang yang kini mengabdi di Pemerintah Kota Parepare. Disamping itu beliau juga berharap agar kebersamaan antara Pemerintah dan masyarakat kelurahan Labukkang yang telah berjalan baik selama ini dapat terus dipertahankan.
Diakhir acara, juga diserahkan cindera mata dari Staf kel. Labukkang dan warga masyarakat kel. Labukkang kepada FITRIANY, S.STP dan MARTINI YAHYA, S,Sos sebagai salah satu bentuk terima kasih kepada mereka yang telah memberikan sumbangsihnya terhadap kemajuan Kelurahan Labukkang.
|
|
comments (0)
|
Pemerintah Kecamatan Ujung bersama Warganya kembali melaksanakan kerja bakti di pasar labukkang. Kerja bakti massal yang diikuti berbagai elemen masyarakat ini berlangsung pada hari jumat (30/4). Kerja bakti yang dipimpin langsung oleh Camat Ujung A.A. BAU MASSEPE, S.Sos ini mendapat respon yang positif dari para pedagang. Hal ini terlihat dengan keikut sertaan mereka dalam Kerja bakti bahkan mereka merelakan alat jualan mereka dipakai untuk mengangkut sampah dari pasar ini. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya pemerintah kota parepare untuk mempercantik pasar labukkang sekaligus persiapan dalam menghadapi tim penilai adipura tahun 2010. Sebagaimana kita ketahui, Tim dari Kementerian Lingkungan Hidup akan mengunjungi Kota parepare untuk melakukan verifikasi penilaian adipura pada tanggal 3 s/d 5 Mei 2010. Semoga harapan masyarakat Kota Parepare untuk kembali meraih Piala Adipura enam kali berturut-turut dapat kita wujudkan di tahun 2010 ini. Amin.